Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan dan  Nilai Perusahaan

Bisacumlaude Haloo haloo haloo haloo para generasi milenial yang cerdas dan mandirii… Jumpa lagi dalam postingan artikel kita kali ini yang tentunya bahasan pada postinngan rtikel kita kali ini, tidak akan kalah menarik dari bahasan – bahasan postingan artikel kita sebelum – sebelumnya, pada postingan artikel kita kali ini, kita akan membahas mengenai ” Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan dan  Nilai Perusahaan ” .. Semoga informasi yang kita sampaikan dapat bermanfaat dan tentunya dapat menambah pengetahun para pembaca… Selamat membaca…. 🙂 🙂 🙂 🙂

Latar Belakang

Dalam menghadapi ketidakstabilan ekonomi yang tengah melanda indonesia saat ini, perusahaan dihadapkan pada situasi dimana pihak manajemen perusahaan dituntut untuk berusaha mengarahkan dan mengendalikan suatu perusahaan agar operasional perusahaan berjalan sesuai dengan harapan pihak manajemen perusahaan maupun para stakeholders, salah satunya dapat dilakukan penerapan good corporate governance. Penerapan good corporate governance berkaitan dengan proses dan struktur dimana para anggota tertarik pada kesejahteraan perusahaan dengan mengambil langkah melindungi kepentingan stakeholder.Selain itu, penerapan good corporate governance juga diharapkan mampu mengantisipasi persaingan yang ketat di era pasar bebas.

Penerapan dan pengelolaan perusahaan yang baik atau  biasa disebut good corporate governance merupakan proses dan struktur yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola bisnis serta aktivitas perusahaan kearah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan (Finance Committee on Corporate Governance, 2003).Good corporate governance (GCG) juga dimaksudkan sebagai  sistem tata kelola perusahaan yang menjelaskan hubungan antara berbagai partisipan dalamperusahaan yang menentukan arah kinerja perusahaan serta membantu terciptanya hubungan yang kodusif dan dapat dipertanggungjawabkan antara emiten dan investor. Dalam paradigma tersebut, pihak manajemen perusahaan mempunyai peran untuk memastikan bahwa perusahaan berjalan sesuai visi perusahaan dan menjaga kepentingan para pemegang saham.

Baca Juga  Moralitas: Pengertian, Moralitas Objektif dan Subjektif serta Faktor

Sebagaimana salah satu tujuan penting didirikannya perusahaan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pemiliknya dan pemegang saham atau dengan kata lain memaksimalkan kekayaan pemegang sahamnya melalui peningkatan nilai perusahaan (Anthony, 2005:170). Nilai perusahaan yang tinggi merupakan salah satu representasi dari tercapainya tujuan perusahaan, hal ini dikarenakan nilai perusahaan yang tinggi menjanjikan sebuah kesejahteraan pemegang saham. Kesejahteraan perusahaan dan pemegang saham direfleksikan oleh harga saham dipasar yang dicerminkan oleh pertumbuhan aset, keputusan pendanaan (utang) dan kebijakan devidenyang  merupakan bagian dari good corporate governance. Namun, nilai perusahaan sendiri tidak hanya nilai asset dari sebuah perusahaan tersebut, tetapi juga kemampuan sebuah perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dimasa yang akan datang. Semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin tinggi pula kemakmuran pemegang saham (Bringham, 2001). Untuk membentuk nilai perusahaan yang baik maka diperlukan pengelolaan perusahaan secara tepat  dan di dukung oleh kinerja perusahaan yang baik.

Prinsip – prinsip dasar yang terdapat dari good corporate governance pada dasarnya memilki tujuan untuk dapat memajukan dan memperbaiki kinerja yang ada di dalam sebuah perusahaan. Dalam pelaksanaannya, prinsip good corporate governence (GCG) tersebut dapat dilaksanakan melalui partisipasi aktif dari seluruh elemen – elemen yang ada di dalam perusahaan yang dituangkan dalam Statement of Corporate Intent (SCI) dengan tujuan untuk dapat mempublikasikan tujuan dan sasaran serta ukuran kinerja di dalam sebuah perusahaan kepada masyarakat secara transparan. Melalui penerapan good corporate governance (GCG) tersebut diharapkan sebuah perusahaan dapat mampu meningkatkan kinerjanya melalui terciptanya proses pengambilan suatu keputusan yang lebih baik. Kinerja perusahaan merupakan gambaran dari suatu kondisi perusahaan. kinerja perusahaan bisa ditunjukkan dengan prestasi yang dicapai oleh perusahaan tersebut di dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan (Rue dan Byars, 1995 dalam Susanti, 2011), sehingga dapat menciptakan nilai perusahaan yang baik. Oleh karena itu, banyak perusahaan memandang good corporate governance sebagai upaya dalam peningkatan kinerja perusahaan dan nilai perusahaan (Tjager dalam Ekowati Dyah Lestari,2011).

Baca Juga  Tata Cara Etiket Dalam Bergaul

Corporate governance pada subsektor perkebunan di negara berkembang seperti halnya Indonesia pada pasca krisis keuangan rnenjadi semakin penting mengingat beberapa hal. Pertama,  sub sektor perkebunan menduduki posisi  dominan dalam sistem ekonomi, khususnya  sebagai mesin pertumbuhan  ekonomi (King dan Levine,1993). Kedua, dinegara Indonesia, perkebunan merupakan penghasilan utama bagi rakyat penduduk Indonesia. Ketiga, kegiatan dan aktivitas ekonomi di dominasi oleh hasil perkebunan. Penelitian Cintia Yuniarti (2014) menemukan bahwa penerapan GCG berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan ROA, EPS dan Tobin’s Q, sedangkan pada penelitian Ariani Agnita (2011) menunjukkan tidak terdapatnya pengaruh positif penerapan GCG terhadap kinerja di perusahaan yang dijadikan sampel yang diukur dengan ROE, ROI, dan EPS dan ROA.  Oleh karena itu, peneliti ingin mengadakan penelitian kembali untuk mendapatkan hasil yang lebih meyakinkan dengan menggunakan variabel yang berbeda dari peneliti sebelumnya.  Peneliti ingin mengetahui pengaruh good corporate governance terhadap kinerja perusahaan yang akan dinilai melalui ROA dan nilai perusahaan akan dinilai melalui Tobin’s Q

Dari latar belakang diatas, hal ini menarik peneliti untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul “ Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan dan  Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012 – 2015) ”

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ada diatas, dapat dirumuskan beberapa permasalahan – permasalahan yang akan menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Beberapa permasalahan itu antara lain, sebagai berikut :

  1. Bagaimana pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan Tahun 2012-2015)?
  2. Bagaimana pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan Tahun 2012-2015)?
  3. Bagaimana pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan dan nilai perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan  Tahun 2012-2015)?
Baca Juga  Sistematika Penulisan Proposal Pengajuan

 

  • Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang ada di dalam penelitian ini, maka tujuan penelitian ini adalah, sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan Tahun 2012-2015).
  2. Untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan Tahun 2012-2015).
  3. Untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan dan nilai perusahaan (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perkebunan  Tahun 2012-2015)

Demikianlah informasi yang dapat kita sampaikan pada postingan artikel kita kali ini dengan bahasan tentang ” Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan dan  Nilai Perusahaan ” … Semoga bahasan yang ada pada postingan artikel kita kali ini dapat menambah wawasan dan dapat bebrmanfaat bagi para generasi milenial yang cerdas mandiri untuk mengetahui lebih banyak informasi lainnya. Stay teruss pada postingan kami selanjutnya, tetap kunjunngi website bisaculaude.com karena akan selalu ada materi – materi menari lainnnya… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya