Ruang Lingkup dan Klasifikasi Kegiatan Bisnis

Bisacumlude Haloo haloo haloo haloo para generasi milenial yang cerdas dan mandirii… Jumpa lagi dalam postingan artikel kita kali ini yang tentunya bahasan pada postinngan rtikel kita kali ini, tidak akan kalah menarik dari bahasan – bahasan postingan artikel kita sebelum – sebelumnya, pada postingan artikel kita kali ini, kita akan membahas mengenai ” Ruang Lingkup dan Klasifikasi Bisnis ” .. Semoga informasi yang kita sampaikan dapat bermanfaat dan tentunya dapat menambah pengetahun para pembaca… Selamat membaca…. 🙂 🙂 🙂 🙂

berbeda dengan profesi, bisnis terkadang masih dianggap sebelah mata oleh sebagian orang, bahkan para pelakunya sendiri. Pandangan sebelah mata ini tidak lepas dari perilaku – perilaku yang menyimpanng dari para pelaku bisnis itu sendiri, yang masih memandang bahwa nisnis adalah masalah profit atau keuntungan semata sehingga dalam rangka mewujudkan hal tersebut para pelaku bisnis mennghalalkan segala cara guna mencapainya. Bisnis tidak perlu etika, bisnis tidak dijalankan dengan hati dan perasaan, tetapi bisnis dijalankan dengan keinginan untuk mendapatkan keuntungan sebesar – besarnya. Kalau bisnis dijalankan dengan etika maka pelakku bisnis akan kalah dalam persingan bisnis yang ketat. Demikianlah ungkapan sebagian orang yang menjalankan bisnis.

Pengertian Bisnis

Secara langsung atau tidak langsung setiap hari kita akan terlibat dalam kegiatan yang banyak ragamnya sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhn manusia tentunya tidak ada batasnya sehingga semakin banyak dan beragamlah kegiatan bisnis yangg ada. banyak ahli yang mendefinisikan tentang bisnis diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Indrio Gito Sudarno dalam bukunya Pengantar Bisnis megemukakan bisnis merupakan suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi atau masyarakat luas, manusia bisnis akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk dapat melayani secara baik sehingga masyarakat menjadi puas. Dari kepuasan itulash si pengusaha akan mendapatkan keuntungan yang pada akhirnya keuntungan tersebut digunakan untuk dapat mengembanngkan usahanya.
  2. Basu Swasta DH dalam bukunya Pengantar Bisnis Modern mengemukakan bisnis merupakan suatu usaha yang meliputi semua aspek kegiatan untuk mengeluarkan barang – barang melalui saluran produktif dari membeli bahan menntah sampai barang jadi.
  3. Hughes dan Kepoor yang dikutip oleh Buchori Alma dalam bukunya Pengantar Bisnis mengutarakan bahwa bisnis merupakan suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi. Untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara umum kegiatan ini ada di dalam masyarakat dan ada juga di dalam industri. Orang yang berusaha menjalankan kegiatan bisnis ennggan menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko disebut entrepreneur. Untuk dapat menjalankan kegiatan bisnis ia hahrus dapat mengombinasikan empat macam sumber, yaitu: material, human, financial dan informasi.
  4. Brown dan Petrello yang dikutip oleh Buchari dan Alma dalam bukunya Pengantar Bisnis, mengurakaikan bisnis merupakan suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat sambil memperoleh laba. Kegiatan bisnis mencangkup usaha – usaha yang dilakukan oleh phak pemerintah dan swasta baik yang mengejar laba atau tidak.
Baca Juga  Bisnis Modern: Ciri - Ciri, Citra dan Resiko

Perkembangan Bisnis

Pada mulanya kegiatan bisnis hanya dipeuntukan bagi kebutuhan keluarga. Usaha yang dilakukan masih sangat sederhana dan terbatas pada bidang usaha untuk memenuhi kebuutuhan diri sendiri dan keluarga serta belum memikirkn usaha yang bersifat komersial. Setelah muncul revolusi industri, maka terjadi perubahan – perubahan dalam kegiatan bisnis dan peralatan yang digunakan. Penggunaan tenaga hewan atau mamnusia, untuk mebajak sawah diganti dengan traktor dan buldoser yang bertenaga mesin. Kemudian muncul tenaga kerja yang menerima upah sehingga penghasilan keluarga bertambah dan juga mampu membeli barang – barang lain yang dihasilkan oleh orang lain.

Perekonomian mulai berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang mampu menciptakan berbagai macam kebutuha manusia. Sehingga memberi peluanng berkembangnnya pabrik – pabrik perdagangan besar atau perdagangan eceran, perusahaan jasa, baik perorangan ataupun persekutuan. Majunya perkembangan bisnis bukan berarti penggunaan berbagai sumber daya dapat dilakukan tanpa batas. Karena permasalah pokok bagi dunia bisnis adalah sama dengan masala pokok dalam ekonomi ingin memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas jumlahnya dengan penggunaan sumber daya yang jumlahnya sangat terbatas. Oleh sebab ittu, dunia bisnis dituntut untuk bekerja lebih efisien, jangan sampai terjadi pemborosan sumber daya yang terbatas jumlahnya.

Klasifikasi dan Ruang Lingkup Kegiatan Bisnis

Menurut Buchari Alma kegiatan bisnis yang bergerak di dalam bidang komersial diklasifikasikan menjadi:

  1. Usaha pertanian

Usaha ini banyak macamnya, seperti usaha perternakan, usaha perkebunan, pertanian, perikanan dan sebagainya.

  1. Produksi bahan mentah

Usaha ini menghasilkan bahan mentah penting bagi industri lainnya seperti: pertambangan, kehutanan, perikanan dan lain – lain.

  1. Usaha pabrik atau manufaktur

Usaha ini mengolah bahan mentah menjadi bahan baku sampai dengan menjadi barang jadi. Usaha ini banyak dijumpai disepanjang jalan raya ataupun lokasi yang telah ditetapkan oleh pemeintah.

  1. Usaha konstruksi
Baca Juga  Ciri - Ciri dan Resiko Menjalankan Bisnis Modern

Usaha ini bergerak dalam usaha pembangunan seperti pembangunan jala – jalan, bangunan rumah, gedung, pertokoan, rumah sakit, sekolah dan lain – lain.

  1. Usaha perdagangan

Usaha ini ada usaha yang dibidang perdagangan besar, perdagangan kecil, dan juga sebagai perantara dagang.

  1. Usaha pengangkkutan dan komunikasi

Usaha ini sangat membantu kelancaran usaha – usaha lainnya dengan melakukan kegiatan pengangkutan barang di darat, laut, sungai maupun di luar udara.

  1. Usaha keungan dan asuransi

Usaha ini memberikan kemudahan kepada kegiatan bisnis dalam hal keungan, seperti bank dan lembaga keuangan non bank. Demikian pula usaha suransi membantu mengatasi resiko yang mungkin dihadapi oleh bisnis.

  1. Usaha jasa

Usaha ini dapat membantu kegiatan bisnis, baik itu secara langsung maupun juga secara tidak langsung seperti: bio reklame, konsultan hukum, dokter dan lain – lain.

Menurut Indriyo Gitosudarmo, berdasarkan dengan jenis kegiatannya, bisnis diklasifikasikan menjadi:

  1. Ekstraktif, yaitu bisnis yang melakukan kegiatannya dalam bidang pertambangan. Contonhnya: alumunium, baja, batu bara, emas, intan dan lain – lain.
  2. Agraria, yaitu yang menjalankan bisnisnya dalam bidang pertanian.
  3. Industri / Manufaktur, yaitu bisnis yang bergerak pada bidanng industri.
  4. Jasa, yaitu yang bergerak di dalam memenuhi kebutuhan akan pelayanan jasa bagi masyarakat.

Demikianlah informasi yang dapat kita sampaikan pada postingan artikel kita kali ini dengan bahasan tentang ” Ruang Lingkup dan Klasifikasi Bisnis ” … Semoga bahasan yang ada pada postingan artikel kita kali ini dapat menambah wawasan dan dapat bebrmanfaat bagi para generasi milenial yang cerdas mandiri untuk mengetahui lebih banyak informasi lainnya. Stay teruss pada postingan kami selanjutnya, tetap kunjunngi website bisacumlaude.com karena akan selalu ada materi – materi menari lainnnya… 🙂 🙂 🙂 🙂

Baca Juga  Tempat dan Promosi: Pengertian, Indikator serta Tujuan

Berikut Artikel Terkait Lainnya