Mempelajari Konsep Dasar Citra Produk dan Citra Perusahaan

Bisacumloude Haloo haloo haloo haloo para generasi milenial yang cerdas dan mandirii… Jumpa lagi dalam postingan artikel kita kali ini yang tentunya tidak akan kalah menarik dari bahasan – bahasan postingan kita sebelumnya, pada postingan artikel kita kali ini, kita akan membahas mengenai ” Mempelajari Konsep Dasar Citra Produk dan Citra Perusahaan ” .. Semoga bermanfaat dan selamat membaca…. 🙂 🙂 🙂 🙂

Citra Perusahaan (corporate image), Pengertian Citra Perusahaan

Citra yang ada di dalam suatu perusahaan dapat meliputi, seperti: nama baik perusahaan, reputasi ataupun keahliannya merupakan factor yang sering mempengaruhi keputusan pembeli pada sektor jasa dibandingkan dengan sektor produksian, membina dan mempertahankan suatu citra yang kuat sangat penting artinya bagi suatu organisasi jasa jika ingin menarik konsumen dan mempertahankan loyalitasnya. Citra perusahaan yang baik dan kuat akan tumbuh menjadi kepribadian yang baik juga di dalam suatu perusahaan tersebut. Oleh karena itu perusahan yang satu tidak mudah  untuk dicontoh dengan perusahaan lain.

Setiap perusahaan di dalam melaksanakan suatu kegiatan usahanya yang khususnya untuk kegiatan pemasaran harus memiliki suatu tujuan yaitu berupa tujuan untuk dapat terus meningkatkan penjualan bagi perusahaan tersebut, salah satunya adalah dengan cara dapat mempertahankan citra merek yang ada dimata konsumen – konsumennya terlebih dimata para pelanggan yang meletakan loyalitasnya pada perusahaan tersebut. Perasaan  puas atau tidak puasnya seorang konsumen dapat terjadi setelah seorang konsumen tersebut mempunyai pengalaman dengan perusahaan yang diawali dengan adanya keputusan pembelian, sehingga dapat disimpulkan keberadaan citra yang baik hal tersebut penting sebagai sumber daya internal objek dalam menentukan hubungannya dengan perusahaan. Kotler dan Amstrong (2006, p.299) menyebutkan citra perusahaan merupakan seperangkat keyakinan, ide dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu perusahaan.

Baca Juga  Teori Citra Perusahaan

Dapat dipahami nilai perusahaan yang tidak baik menunjukkan citra perusahaan yang bermasalah. Masalah citra perusahaan tersebut dalam keberadaanya berada dalam pikiran atau perasaan konsumen, karna secara berkala perusahaan harus mensurvey publiknya untuk mengetahui baik atau buruknya citra perusahaan. Berdasarkan pendapat – pendapat tersebut, keberadaan citra perusahaan bersumber dari pengalaman atau upaya komunikasi sehingga penilaian maupun pengembangannya terjadi pada satu atau kedua hal tersebut. Citra perusahaan yang bersumber dari pengalaman memberikan gambaran telah terjadi keterlibatan  antara konsumen dengan perusahaan.


Faktor-faktor yang mempengaruhi citra perusahaan

Beberapa faktor yang mempengaruhi citra perusahaan, yaitu :

  1. Orientasi terhadap manfaat yang telah diberikan atau diterima dan sebagaimana diinginkan oleh kelompok khalayak sasarannya.
  2. Manfaat yang ditampilkan melalui kualitas atau kuantitas pelayanan cukup realistis dan mengesankan bagi khalayaknya.
  3. Citra yang baik tersebut telah dipresentasikan berdasarkan kemampuan perusahaan, kebangggaan, nilai – nilai kepercayaan, kejujuran dan mudah dimengerti oleh publik sebagai sasaran publik.
  4. Citra yang baik muncul dari akibat penilaian atau tanggapan publik terhadap berbagai aktivitas, empati, prestasi dan reputasi perusahaan selama melakukan berbagai kegiatannya.
  5. Citra baik perusahaan lainnya yang dapat timbul dari aspek yang menampilkan keseriusannya dalam tanggung jawab sosial perusahaan yang lebih peduli pada kelestarian suatu lingkungan hidup, menggunakan yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Dimensi pembentuk citra perusahaan yaitu Citra perusahaan tidak dapat dibentuk dengan sendirinya, melainkan  haruslah ada upaya – upaya yang harus dilakukan agar citra tersebut menjadi semakin baik. Citra perusahaan yang bersumber dari pengalaman dapat memberikan gambaran telah terjadi keterlibatan antara konsumen dengan perusahaan. Upaya perusahaan sebagai sumber informasi mengakibatkan terbentuknya citra perusahaan yang memerlukan keberadaan secara lengkap, Informasi yang lengkap dimaksudkan sebagai informasi yang dapat menjawab kebutuhan dan keinginan objek sasaran. Jadi citra pembuat atau perusahaan (corporate image) adalah sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa. dalam hal ini indikator citra perusahaan meliputi:

  1. popularitas perusahaan
  2. krediabilitas perusahaan
  3. jaringan perusahaan atau cabang perusahaan.
Baca Juga  Citra Merek: Definisi serta Indikator - Indikator

Citra Produk (product image), Pengertian Citra Produk

Menurut Umam (2012, p.125) Citra produk merupakan sebuah gambaran yang dimiliki khalayak tentang organisasi melalui akumulasi semua pesan yang diterima, pesan yang diterima dengan sengaja maupun tidak secara terus menerus, akan membentuk sebuah gambaran akan produknya oleh publiknya, kesesuaian harapan citra yang terbentuk dengan kenyataan citra yang terbentuk di publik belum tentu sama.

Citra produk adalah respon konsumen pada keseluruhan penawaran yang diberikan didefinisikan sebagai sejumlah kepercayaan, ide-ide, dan kesan masyarakat pada suatu image produk. artiya citra produk merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk dibenak masyarakat tentang produk yang akan dijual dipasaran . Konsumen mengembangkan sekumpulan keyakinan tentang posisi tiap-tiap produk berdasarkan masing-masing atribut, kumpulan keyakinan atas produk tertentu membentuk citra produk


Faktor-faktor yang mempengaruhi Citra Produk

  1. persepsi selektif

Keyakinan yang muncul dibenak konsumen tentang baik atapun buruk suatu citra dari produk yang pada akhirnya mengakibatkan penilaian terus menurus terhadap produk tersebut.

  1. distorsi selektif

penilaian seseorang ketika memilih suatu produk yang muncul dari orang lain maupun melihat secara langsung

  1. ingatan selektif

Ingatan yang tecipta ketika memilih atau mempunyai suatu produk dengan disertai pengetahuan yang memungkinkan berpengaruh pada pemilihan suatu produk selanjutnya.

Citra terhadap suatu produk akan berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan preferensi terhadap suatu produk tertentu tersebut. Konsumen dengan citra yang positif terhadap suatu produk akan lebih memungkinkan untuk melakukan pembelian oleh karena itu kegunaan utama dari iklan diantara nya adalah untuk membangun cita yang positif terhadap produk, manfaat lain yang positif adalah perusahaan bisa mengembangkan ciri produk  dengan memanfaatkan citra produk yang positif dan yang telah melekat pada produk-produk lama. Suatu saat perusahaan ingin mengubah produk yang telah lama ada dan mempunyai citra produk yang positif, maka perubahan terlebihdulu menilai inferensi konsumen atas perubahan yang akan dilakukan. Dalam hal ini indikator  – indikator yang termasuk ke dalam Citra Produk meliputi:

  1. Kualitas atau Mutu
  2. Harga
  3. Jenis Produk
  4. Manfaat
Baca Juga  Sejarah, Kriteria serta Fungsi Uang Sebagai Alat Tukar

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa, jika suatu perusahaan tidak Selihat tujuan merek hanya sebatas nama, bisa dikatakan perusahaan tersebut tidak melihat tujuan mereka yang sebenarnya.

Demikianlah informasi yang dapat kita sampaikan pada postingan artikel kita kali ini dengan bahasan tentang ” Mempelajari Konsep Dasar Citra Produk dan Citra Perusahaan ” … Semoga bahasan yang ada pada postingan artikel kita kali ini dapat menambah wawasan dan dapat bebrmanfaat bagi para generasi milenial yang cerdas mandiri untuk mengetahui lebih banyak, Bagiamna suatu citra perusahaan yang berkembang di dalam sebuah masyarakan ??? Stay teruss pada postingan kami selanjutnya, tetap kunjunngi website bisaculaude.com karena akan selalu ada materi – materi menari lainnnya… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya